23 November 2009

23 November 2009

Belajar dari Pengalaman Sukses Nembak Keyword Musiman

Terinspirasi oleh artikel Kang Yudiono tentang pentingnya merayakan pencapaian blog, maka saya memberanikan diri untuk menulis postingan yang sedikit bernada narsis ini

Harapan saya, ada secuil pelajaran yang bisa dipetik oleh pembaca sekalian, terutama teman-teman blogger yang ingin sukses nembak keyword musiman. Sebelum lebih lanjut, mari kita simak dulu screenshoot berikut ini :



Screenshoot posisi 4 besar dengan keyword WAWANCARA MANOHARA.

>>> KLIK DI SINI untuk melihat hasil real sekarang.




Screenshoot posisi 5 besar dengan keyword KISAH PEMBEBASAN MANOHARA.

>>> KLIK DI SINI untuk melihat hasil real sekarang.


STUDI KASUS dan ANALISIS

Dari 2 screenshoot di atas, keyword utama yang dipakai adalah WAWANCARA MANOHARA dan KISAH PEMBEBASAN MANOHARA. Kedua keyword tersebut ternyata sangat banyak digunakan oleh para pencari semenjak kasus tersebut mulai hangat (beberapa bulan lalu) dan ternyata merupakan sumber trafik terbesar bagi blog ini pada waktu itu.

Postingan saya yang menempati urutan pertama di google tersebut saya tulis sesaat usai saya menyimak wawancara eksklusive tim Global Tv terhadap Manohara dan Ibunya. Modal utama saya dalam menulis postingan tersebut murni cuma berasal dari hasil menonton tv. Tentunya dengan mengandalkan ingatan saya selama menyimak proses wawancara + liputan eksklusivenya.

Jadi, kreativitas dan kemampuan saya dalam menulis posting berjenis news (ala wartawan) benar-benar diuji saat itu.

Namun hasilnya ternyata setimpal dan sangat memuaskan saya. Terhitung semenjak beberapa menit usai postingan tersebut saya publish di blog ini, pengunjung pun mulai mengalir. Itu berlangsung berhari-hari dan bahkan sampai berminggu-minggu. Maklum lah, kasus tersebut agak lama surutnya sehingga trafik musiman yang terjadi pun tidak begitu singkat.

Lalu, apa yang menyebabkan postingan saya di atas mampu menempati posisi yang sangat bagus di google?

1. Faktor waktu pemostingan.

Saya sengaja mempublish sedini mungkin di saat kasusnya baru mulai bergulir. Bahkan di saat baru satu stasiun tv yang berhasil mewawancarai Manohara (yaitu Global Tv). Saya pun secepat mungkin menulis hasil wawancara dan liputan eksklusive-nya, lalu saya publish di blog ini (selang 1 jam-an usai tayangan di Global Tv).

Hasilnya, dengan mudah dan cepat postingan saya tersebut naik ke posisi atas search engine.

>>> Pelajaran berharga :

upayakan untuk menjadi yang pertama dalam mempublish konten hangat yang bersifat musiman. Dengan mencuri start lebih awal, postingan anda akan lebih berpeluang besar untuk tampil di urutan teratas dan memperoleh klik lebih banyak dari para pencari. Dan hasil indeks google biasanya lebih memprioritaskan postingan yang paling banyak diklik untuk tampil di posisi atas.

2. Faktor judul yang menarik dan informatif.

Ada 2 keyword utama yang saya gunakan pada judul posting yang saya buat, yaitu KISAH PEMBEBASAN MANOHARA dan HASIL WAWANCARA EKSKLUSIVE. Anda bisa menilai sendiri, judul tersebut sangat padat, informatif, dan sekaligus mengundang rasa penasaran untuk diklik.

Kebetulan saat itu fokus kasus Manohara memang lebih banyak ke arah kisah bebasnya Mano dan seputar wawancara eksklusivenya dengan stasiun tv.

Dua poin utama yang tengah hangat tersebut langsung saya bidik dan kupas menjadi inti artikel yang saya publish. Dan saya sama sekali tidak berniat menipu calon pengunjung lewat judul. Anda bisa buktikan dengan menyimak isi postingan yang telah saya publish tersebut. Isinya benar-benar 100 % sesuai judul yang saya buat.

Terlebih lagi, judul yang saya buat tersebut cukup unik. Dalam arti, sangat sedikit pesaingnya yang memiliki judul sama.

>>> Pelajaran berharga :

buatlah judul yang informatif, padat berisi, unik, dan berpeluang banyak digunakan para pencari informasi lewat search engine. Percuma saja jika anda menjadi yang pertama dalam mencuri start, namun judul yang anda buat kurang informatif, kurang padat berisi, atau tidak banyak digunakan pencari lewat SE.

Judul yang menarik/unik juga sangat membantu menaikkan posisi rangking di hasil indeks jika anda kalah start. Sebab kemungkinan postingan anda akan memperoleh banyak klik, sehingga posisinya berpeluang besar untuk naik.

>>> Tambahan tips :

JANGAN MENIPU PENGUNJUNG! Judul yang anda buat harus benar-benar relevan dengan isi posting anda. Hal ini sangat penting demi memperoleh returning visitors (kunjungan berulangkali dari pengunjung yang sama). Hal ini juga akan sangat membantu menaikkan postingan anda nantinya di hasil indeks pencarian.

-----

Ok. Sementara cukup 2 poin dulu deh. Mungkin ada tambahan mengenai tips SEO lainnya?

21 November 2009

21 November 2009

Solusi untuk Tampilan Paragraf di Area Posting Melebar

mata lelahApakah blog anda memiliki area posting yang cenderung melebar? Jika ya, sudah cukup nyaman dibacakah tampilan paragraf di area tersebut?

Untuk memenej kolom posting yang lebar, kita membutuhkan sedikit kreativitas dan kejelian. Semuanya bertujuan demi tercapainya tingkat keterbacaan yang baik dari tampilan artikel yang kita publish.

Pada theme/template blog dengan kolom posting yang cenderung melebar atau luas, pembaca berpotensi untuk menjadi ‘cepat lelah’, terutama jika :

  • font yang digunakan terlalu kecil
  • jenis font yang dipilih kurang nyaman di mata
  • menggunakan perataan justify
  • warna font yang digunakan kurang hitam
  • jarak spasi antar barisnya terlalu rapat (kurang renggang)
  • cuma tersusun atas blok-blok paragraf yang monoton (tanpa image, screenshoot, bullet/numbering, blockquote, atau penekanan khusus pada kata/frasa/kalimat tertentu).


5 Solusi untuk tampilan paragraf di area posting melebar :



1. Sesuaikan antara jenis font dan ukurannya.


Untuk tampilan artikel di website/blog, font Arial mungkin akan terasa lebih nyaman di mata jika diimbangi dengan ukuran sebesar 13 - 14 px. Untuk Verdana, minimal sebaiknya 12 px. Jika kurang dari itu, kemungkinan paragraf akan menjadi cukup melelahkan untuk dibaca.

2. Perbesar ukuran padding post.


Yaitu jarak antara tepi paragraf dengan batas kolom posting. Dengan memperlebar/memperbesar ukuran padding-post, kita bisa memperpendek lebar paragraf sehingga tidak menjadi begitu melelahkan untuk dibaca.

3. Gunakan perataan left.


“Dianjurkan untuk menghindari pemakaian blok teks ‘justified’ pada kolom web yang lebar dan panjang” (dikutip dari artikel Konten Web Sebaiknya tidak Memakai Justified Text).

Kutipan pernyataan di atas bukannya tanpa dasar yang kuat. Coba anda buktikan dengan membaca sebuah artikel yang agak panjang pada blog/web dengan kolom melebar. Dan khususnya lagi yang menggunakan align-justify. Tidakkah akan terasa melelahkan?

Bandingkan jika artikel pada kolom melebar tersebut menggunakan perataan left. Mana yang terasa lebih enak/nyaman dibaca? Mana yang menurut anda tidak cepat menurunkan konsentrasi membaca? Mana yang tidak cepat menurunkan mood anda untuk menyimak isinya hingga tuntas?

4. Perbesar jarak spasi antar baris.


Jarak spasi antar baris yang terlalu rapat (dalam sebuah paragraf) membuat pembaca cepat mengalami stress. Apalagi jika diperparah dengan ukuran font yang kecil, jenis font yang kurang eye-friendly, dan ditambah pula dengan lebar paragraf yang terlalu luas.

Sempurnalah kesengsaraan pembaca

Oleh sebab itu, coba perbesar/tambah ukuran line-height (spasi antar baris) di area posting blog anda. Tidak ada standar baku untuk hal ini. Namun 1.6 em mungkin sudah cukup bagus untuk memberi sela yang jelas antar baris.

5. Sisipkan image, screenshoot, tabel, bullet, numbering list, atau blockquote.


Untuk hal ini, saya sangat salut pada pengelola blogodolar.com (yaitu Kang Yudiono) yang terlihat sangat piawai mengakali tampilan artikel-artikel di blognya yang punya kolom posting melebar, sehingga tetap terasa nyaman untuk dibaca/disimak hingga tuntas.

Dan walaupun blog tersebut menggunakan perataan justify, saya lihat masih cukup enak untuk dibaca (tapi mungkin bisa dicoba menggunakan align-left ya Kang, siapa tau jadi lebih nyaman buat pembaca).

Referensi mengenai tips kelima ini bisa anda baca pada artikel :

---

Ok. Cukup 5 tips yang bisa saya bagikan kali ini. Jika ada yang mau menambahkan atau ada yang ingin didiskusikan, silakan berkomentar pada box di bawah ini.

Sumber gambar : sesri.wordpress.com

19 November 2009

19 November 2009

VIERRA | Band Baru dengan Musik Minimalis dan Lagu-Lagu Catchy

vierra
Bagi anda para pencinta musik pop Indonesia, nama Vierra mungkin sudah cukup familiar di telinga anda. Hits perdana mereka yang bertitel Dengarkan Curhatku bisa dibilang cukup sukses di pasaran.

Usai melejit lewat single hits yang cukup catchy tersebut, Vierra kembali naik daun lewat rangkaian hits andalan berikutnya. Sebut saja lagu Perih, Bersamamu, dan Rasa Ini.

Di televisi, radio, dan bahkan di warnet-warnet yang biasa saya singgahi untuk online, lagu-lagu Vierra cukup sering diputar. Sebagai pendatang baru, band ini terbilang sangat sukses memperkenalkan diri dan musik mereka.

Apa saja sih kelebihan band Vierra sehingga bisa dengan mudah dan cepat diterima oleh kalangan penikmat musik Indonesia?

1. Musik mereka sederhana.


Kalau ada yang menilai poin ini sebagai kekurangan, sah-sah saja. Toh buat saya, kesederhanaan musik bisa menjadi kelebihan sebuah band. Buat apa jika komposisi/aransemen musik terlalu ribet, namun efeknya malah membuat musik yang dihasilkan menjadi kurang enak didengar.

Sementara pada Vierra, saya lihat mereka cukup mahir membuat aransemen musik yang harmonis dan cukup menyatu dengan lagu (walau belum bisa dikatakan sangat bagus). Dengan jumlah personel yang sangat sedikit (cuma 3 orang yang memainkan alat musik), tentu saja sangat berpengaruh terhadap kesederhanaan musik mereka.

2. Penggunaan keyboard yang sangat dominan sebagai pengganti gitar.


Ini merupakan ciri khas Vierra sebagai band pendatang baru. Mayoritas lagu mereka banyak diiringi oleh suara lantunan tuts keyboard/piano, yang sebagian besar berfungsi layaknya gitar pengiring (rythm). Bahkan menggantikan fungsi melodi gitar yang ditiadakan. Sebuah terobosan yang cukup kreatif sebagai upaya untuk menguatkan karakter dan ciri khas musik mereka.

3. Lirik-lirik lagu mereka mudah dicerna.


Bisa dibuktikan pada mayoritas hits mereka yang rata-rata masih menjual tema cinta (klise yach). Walau klise, Vierra cukup mampu menjual lirik cinta mereka lewat kemasan yang punya nilai komersil dan sangat remaja. Pasar atau target utama mereka ialah kalangan remaja, yang notabene merupakan pasar musik terbesar untuk lagu-lagu pop bertema cinta.

4. Vokalis mereka punya karakter suara yang cukup khas.


Apa bukti/dasarnya? Pembaca sekalian, saya pernah menyimak beberapa lagu baru Vierra yang sebelumnya belum pernah saya dengar. Namun begitu mendengar pertama kali, saya langsung bisa menebak siapa penyanyinya. Ternyata benar tebakan/feeling saya, bahwa lagu-lagu tersebut dinyanyikan oleh Widi (vokalis Vierra). Itu bukti bahwa Widi punya karakter suara atau cara bernyanyi yang khas.

Selain khas, suara Widi juga sangat mencerminkan tipikal karakter vokal remaja masa kini. Itulah sebabnya lagu-lagu Vierra dengan sangat mudah diterima dan disukai oleh kalangan remaja.

***

Nah, menurut anda sendiri bagaimana? Apakah anda termasuk yang menyukai atau cukup menikmati lagu-lagu Vierra?

Namun ada kabar miring tentang band ini (isu plagiat). Selengkapnya bisa dibaca di artikel 6 lagu plagiat Vierra Band yang diposting oleh dinda watson.

14 November 2009

14 November 2009

Perataan Left vs Justify, Mana yang Lebih Baik?

perataan teksBagi rekan-rekan yang sudah familiar dengan blog ini, mungkin merasakan ada sesuatu yang berubah pada tampilan paragraf di area posting. Khususnya semenjak posting tentang cara membangun kredibilitas blogger (yang saya publish pada tanggal 13 November kemarin).

Beberapa hari sebelumnya saya secara tidak sengaja menemukan sebuah artikel berjudul Konten Web Sebaiknya Tidak Menggunakan Justified Text. Dari hasil menyimak paparan singkat dan berbagai komentar yang masuk pada artikel tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk tidak lagi menggunakan perataan justify (rata kiri-kanan) di area posting blog ini.

Resmi semenjak posting kemarin, saya memilih menggunakan perataan left (rata kiri) untuk tampilan paragraf. Mungkin anda bertanya-tanya, apakah gerangan penyebabnya?

Alasan saya menggunakan align-left :

  1. Jarak antar kata dalam sebuah paragraf menjadi sama semua. Efeknya akan terlihat lebih rapi dan teratur.
  2. Tampilan keseluruhan paragraf di area posting jadi terlihat lebih dinamis (tidak monoton).
  3. Paragraf menjadi lebih nyaman di mata dan lebih enak untuk dibaca.

Bagi yang sudah terbiasa dan menyukai perataan justify, mungkin anda merasa kurang setuju dengan 3 hal dia atas. Secara visual, tampilan align-justify memang terkesan membuat paragraf menjadi lebih rapi.

Sejujurnya, saya sebenarnya juga lebih menyukai perataan justify. Namun saya pikir, saya tidak boleh egois dengan hanya mementingkan selera pribadi, tetapi di sisi lain mengabaikan kenyamanan pembaca.

Dalam hal ini ada sedikit catatan.

Jika lebar kolom postingan kita tidak terlalu luas (seperti blog ini misalnya), penggunaan align-justify berpotensi memunculkan banyak rongga (jarak yang renggang) antar beberapa kata dalam satu paragraf.

Nah, dari sisi estetika, kondisi tersebut mungkin kurang baik.

Namun jika boleh menyimpulkan, tampilan paragraf yang nyaman di mata sebenarnya ditentukan oleh 6 faktor berikut ini:

  • Ukuran font.
  • Jenis font.
  • Jenis perataan (align).
  • Jarak spasi antar baris (line-height).
  • Lebar paragraf (lebar area posting).
  • Warna font dan warna latar/background.

Jadi tidak semata-mata dipengaruhi oleh perataan yang digunakan.

Anda mungkin punya pendapat tersendiri mengenai perataan kiri serta justify? Silakan berbagi opini lewat kolom komentar di bawah ini.

13 November 2009

13 November 2009

4 Cara Membangun Kredibilitas Anda sebagai Blogger

kredibilitasMenurut Wikipedia, kredibilitas adalah kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Dalam kaitannya dengan dunia blogging, seberapa pentingkah kredibilitas yang baik untuk seorang blogger? Jawabannya mungkin relatif. Bagi yang sekadar iseng atau menjadikan blog sebatas sarana untuk curhat, kredibilitas mungkin tidak penting buatnya.

Namun untuk blogger yang ngeblog sebagai sarana aktualisasi diri, mengasah kemampuan menulis, mencari penghasilan online, atau bahkan sebatas sarana berbagi, maka kredibilitas yang baik cukup penting menurut saya. Selain demi membangun image atau citra yang positif di mata pengunjung, kredibilitas yang baik juga sangat penting sebagai pondasi untuk memonetisasi blog di kemudian hari.

4 Cara untuk Membangun Kredibilitas Anda sebagai Blogger



1. Mengungkap sumber postingan secara jujur.


Apakah itu berasal dari pengalaman sendiri, pendapat pribadi, hasil pengamatan anda, atau berdasarkan kutipan dari sumber lain. Kejujuran anda dalam hal ini akan memunculkan respek dari pengunjung. Dalam hal ini termasuk pula menyisipkan link halaman sumber kutipan (jika mengutip dari website/blog lain). Bukan sekadar link halaman utama atau bahkan cuma berupa teks. Hal ini selain sebagai wujud etika pengutipan, juga sebagai bentuk pertanggungjawaban anda terhadap isi postingan bersangkutan.

2. Fokus pada topik yang disukai.


Kedengarannya mungkin klise. Tapi jika benar-benar anda hayati dan praktekkan secara konsisten, lama-lama anda bisa membentuk karakter anda sendiri. Semakin anda FOKUS dan MENDALAMI topik yang anda sukai, biasanya karakter anda pun akan semakin kuat. Kredibilitas anda akan mulai terbangun dari situ.

Blog dengan beragam topik mungkin akan sangat menguntungkan dari sisi trafik. Namun perkembangan dunia online ke depannya nanti saya kira akan mengarah kepada spesialisasi. Dan blog-blog yang punya niche khusus lebih berpotensi untuk memikat pengunjung dalam jangka panjang.

3. Hindari memberikan tutorial tanpa didahului praktek.


Sebaiknya anda hanya fokus memberikan tutorial (tips praktis) yang telah benar-benar anda praktekkan sebelumnya. Jadi tidak sekedar mencomot dari sumber lain tanpa pengalaman pribadi. Dari situ, kredibilitas anda akan terbangun dengan baik dan kuat. Pengunjung akan merasakan bahwa anda benar-benar HADIR dan MENGUASAI tutorial yang anda berikan. Jadi tidak sekadar menyampaikan tanpa pengalaman.

4. Hindari memohon backlink atau pertukaran link dengan blogger lain.


Cobalah untuk menjalani dan menikmati proses secara alami. Insya Allah akan terasa jauh lebih indah dan menyenangkan. Backlink yang diperoleh dari ketulusan blogger lain akan lebih memberikan kepuasan batin ketimbang hasil memohon/mengemis (walau secara halus).

Jika memang blog anda dianggap bagus atau menarik untuk terus dikunjungi, yakin deh, backlink dari blogger lain pun pasti akan anda tuai. Pelan tapi pasti. Asalkan anda juga tidak pelit berbagi backlink dan mengutamakan memberi terlebih dahulu. Termasuk berusaha menjalin hubungan yang baik dulu dengan sesama rekan blogger. Itu sudah sangat baik sebagai modal untuk memperoleh backlink tanpa diminta.

Terlebih jika konten yang anda tulis dinilai sangat bermanfaat, unik, atau layak untuk disebarluaskan. Maka backlink pun akan anda peroleh tanpa anda minta. Seperti yang tertulis pada artikel Manfaat Menulis Konten yang Unik dan Orisinil.

***

Ok. Cukup 4 poin dulu deh yang bisa saya sharingkan kepada rekan-rekan sekalian. Mungkin hal-hal di atas terkesan sepele atau klise. Namun dari hal-hal yang sederhana tersebut, saya kira pengaruhnya akan sangat baik bagi kredibilitas kita sebagai blogger.

Saya pribadi tak menutup kemungkinan masih melalaikan salah satu dari 4 poin di atas. Semoga tulisan ini berfungsi sebagai pengingat bagi diri saya sendiri.


Mungkin ada tambahan tips lain dari rekan-rekan?

Sumber gambar : www.pdp.or.id

 

kafe28 Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template