18 February 2009

18 February 2009

Backstreet (SCTV) Episode 17 Februari 2009 Bikin Saya Jadi Terharu…Hiiks

Belakangan ini saya sebenarnya kurang tertarik lagi nonton acara yang tayang setiap Selasa sore di SCTV ini. Sebuah kabar yang saya baca di sebuah forum menyatakan kalau acara sejenis ini penuh dengan rekayasa. Kabar tersebut muncul dari seseorang yang mengaku bekerja di dunia entertain. Dengan panjang lebar ia membuka keganjilan-keganjilan dalam pengemasan apa yang disebut sebagai reality show.

Backstreet pun ikut disebut sebagai salah satu acara yang mengandung unsur rekayasa skenario. Semenjak tau hal itu, saya pun jadi males nonton acara ini. Namun Selasa sore kemarin (17 Februari 2009) saya iseng-iseng kembali nonton acara yang dipandu oleh duet Mario dan Sabria ini.

Alasannya, si client ternyata sebelumnya sudah pernah terlibat dalam acara ini (walaupun waktu itu bukan sebagai client). Pas ngeliat wajahnya kemarin, saya pun langsung teringat dengan sebuah episode Backstreet beberapa bulan lalu. Pada saat itu, si client terlibat bentrokan antar geng mobil gara-gara ia pacaran dengan seorang cewek yang ternyata adalah adik seorang anggota geng mobil musuh bebuyutannya. Suerr, itu episode Backstreet yang paling seru!

Nah, pada episode kemarin, si client (namanya Haikal) kembali ikut acara Backstreet ini untuk memperjuangkan hubungannya dengan sang pacar (yaitu Rhe). Hubungan mereka berdua masih menemui hambatan gara-gara orangua dan kakak Haikal kurang setuju.

Usaha pertama dijalankan oleh Haikal (dengan bantuan tim Backstreet) untuk menemui kakak Haikal. Namun ternyata Haikal dan pacarnya (Rhe) malah memperoleh makian dan tamparan dari kakak Haikal.

Cobaan kembali datang ketika ibu Haikal memberikan sebuah pilihan kepada Haikal, apakah memilih ibu atau pacarnya. Haikal diberi waktu 2 hari oleh ibunya untuk membuat sebuah keputusan dari pilihan tersebut. Tentu saja itu merupakan sebuah pilihan yang amat berat bagi Haikal. Untunglah tim Backstreet (dalam hal ini Mario dan Sabria sebagai pemandu acara) cukup bisa diandalkan untuk menangani kasus-kasus berat seperti itu.

Duet Mario-Sabria boleh dibilang sangat membantu memberikan kekuatan dan dorongan moril bagi Haikal (si client) dan Rhe (pacarnya) yang tampak lemas dengan cobaan-cobaan yang menerpa hubungan mereka.

Rencana pun disusun guna menemui ibu Haikal untuk memohon restunya terhadap hubungan cinta mereka. Tentu saja Haikal tidak bisa memilih, apakah akan memilih ibunya atau pacarnya. Bersama tim Backstreet, Haikal dan Rhe pun pergi menemui sang ibu.

Mula-mula ibu Haikal tetap bersikeras dan teguh dengan pendiriannya karena merasa sakit hati dengan perlakuan orangtua Rhe terhadap Haikal dan keluarganya.

Namun berkat kegigihan Haikal dan juga Rhe (plus berkat kekuatan cinta mereka), akhirnya hati ibu Haikal pun luluh juga, hingga merestui hubungan anaknya dengan Rhe.

Jujur saja, adegan ketika akhirnya ibu Haikal merestui hubungan anaknya tersebut cukup mengharukan (saya jadi ikutan berkaca-kaca…hiiks)


Adegan pelukan antara Rhe, Haikal, dan sang ibu sungguh sebuah adegan real (bukan sebuah rekayasa skenario). Semuanya terlihat begitu spontan dan alami. Kalau ada yang bilang itu cuma akting saya tidak bisa mengerti. Secara keseluruhan, apa yang tersaji pada Backstreet episode 17 Februari 2009 kemarin bisa saya bilang bukan rekayasa.

Lihatlah bagaimana kekuatan cinta, kegigihan Haikal, dan ketulusan cintanya pada Rhe mampu meluluhkan kerasnya hati sang ibu, hingga akhirnya merestui hubungan mereka.

Buat Haikal dan Rhe, semoga kalian bahagia dan menjadi pasangan yang harmonis. Salut untuk perjuanganmu Haikal!

Ada satu hikmah dari episode Backstreet kemarin : Kalo loe bener-bener sayang n cinta ama seseorang, loe harus perjuangin cinta loe dengan penuh semangat dan pengorbanan. Yakinlah, untuk segala sesuatu pasti ada jalannya. Semua tergantung pada kegigihan loe dalam berjuang dan akhirnya cuma masalah waktu saja yang menentukan.

Dukungan kontes >>> apa sih asyiknya belajar seo?

0 comments:

Post a Comment

Silakan tulis komentar sesuai pendapat pribadi kamu

Back to Top
 

kafe28 Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template | Top