10 March 2009

10 March 2009

Sinetron NIKITA (RCTI) : Debut Perdana Nikita Willy Bersama Sinemart

Sejak pertama kali melihat cuplikan promonya di layar RCTI, saya sudah langsung tertarik dengan sinetron ini. Faktor Nikita Willy sebagai salah satu pemain utamanya ternyata menjadi magnet tersendiri bagi saya Maklum, doi tuh termasuk salah satu aktris favorit saya loh. Imut, manis, dan punya mata yang indah. Udah gitu, cantiknya pun natural. Aktingnya juga lumayan (nggak terkesan cuma jual tampang).

Semenjak membintangi film layar lebar berjudul BEST FRIEND ? (yang sudah saya ulas di sini), popularitas Nikita Willy semakin menanjak. Moment ini ternyata dimanfaatkan oleh RCTI dan Sinemart untuk menggaet Nikita sebagai aktris utama dalam sinetron striping terbarunya yang berjudul NIKITA (tayang perdana tadi malam, Senin 9 Maret 2009, pukul 18.00 – 19.00 Wib).

Saya pun tak melewatkan episode perdananya semalam, walau agak telat 5 menitan. Kalau boleh saya tafsirkan, inti ceritanya yaitu berkisar pada lika-liku kehidupan seorang gadis manis usia 17 tahun bernama Nikita (yang diperankan sendiri oleh Nikita Willy). Waktu kecil, ia pernah hanyut terbawa arus sungai yang amat deras sehingga harus terpisah dengan keluarga dan kedua orang tuanya.

Ya, Nikita ternyata selamat. Namun ia mengalami kebutaan akibat musibah itu. Hingga belasan tahun tahun kemudian, Nikita dipertemukan dengan Prita (seorang dokter wanita seumuran kakaknya, yang diperankan oleh Cathy Sharon), yang akhirnya meninggal dan mendonorkan kornea matanya buat Nikita. Akhirnya Nikita bisa melihat kembali setelah operasi matanya berhasil dilakukan oleh tim dokter yang menangani.

Dari episode pertama yang saya saksikan semalam, menurut saya cerita sinetron ini cukup bagus. Termasuk dari segi gaya pengemasannya. Alur cerita mengalir dengan enak dan alami. Angle-angle kamera yang tersaji di layar tv juga terlihat nyaman dan variatif. Setting indoor dan outdoor juga cukup berimbang, membuat latar adegan tidak terkesan monoton. Apalagi teknik pengambilan gambar ketika syuting berlangsung di luar ruangan (outdoor). Buat saya cukup bagus dan punya nilai art. Hal itulah yang saya sukai dari sinetron striping produksi Sinemart jika mengambil lokasi syuting di luar ruangan.

Dari sisi tema cerita, sinetron NIKITA tampaknya lebih mengambil tema hubungan kekeluargaan (antara si anak dengan pihak orangtua dan saudara kandungnya yang telah lama terpisah). Sebenarnya ini ide cerita yang sudah cukup sering diangkat oleh Sinemart (seperti pada sinetron Candy, Namaku Mentari, dan Lia). Namun kali ini Sinemart kelihatannya ingin mengorbitkan Nikita Willy sebagai icon aktris remaja baru (setelah kesuksesan Rachel Amanda di sinetron Candy, Mentari, dan Lia).

Kelebihan lain dari Sinetron NIKITA yaitu dari sisi musik latarnya yang variatif dan pas pula pemilihannya untuk setiap jenis adegan yang diiringi. Salut buat Purwacaraka sebagai penata musiknya. Semoga kelebihan ini bisa dipertahankan hingga episode-episode mendatang.

Khusus masalah musik latar, menurut saya inilah yang menjadi salah satu kekuatan+magnet sinetron ini. Pemilihan theme-song utama (soundtrack) dari salah satu hits ST 12 yang sedang naik daun saat ini - yaitu lagu ‘Saat Terakhir’ – menjadi poin plus dan pendongkrak nilai jual NIKITA di mata pemirsa.

Di sisi lain, kehadiran Dude Herlino dan Jonas Rivanno sebagai aktor utama juga menjadi daya tarik. Dude adalah aktor sinetron berkualitas favorit saya. Boleh dibilang, Dude adalah salah satu produk Sinemart yang paling sukses dan paling populer. Sedangkan Jonas tergolong pendatang baru yang mulai naik daun semenjak sukses membintangi sinetron Khanza (bersama Feloppe dan Alexandra Gottardo).

Untuk para pemain pendukung NIKITA, saya lihat kualitas aktingnya juga lumayan. Maklum, sebagian adalah para aktor dan aktris senior seperti Anwar Fuadi, Lidya Kandau, Rudy Salam, Yati Surahman, dan Connie Sutedja. Dalam sinetron ini, Anwar dan Lidya berpasangan sebagai suami-istri (yang menurut tebakan saya adalah orang tua Nikita yang telah lama terpisah dengannya sejak kecil).

Akhirnya saya berharap, semoga kelebihan-kelebihan yang diperlihatkan dalam pengemasan episode perdana tadi malam bisa dipertahankan hingga episode-episode selanjutnya. Kepada RCTI dan Sinemart selaku PH yang memproduksi sinetron NIKITA ini, saya harap skenario ceritanya nanti tidak dibuat terlalu ngawur setelah perolehan ratting sinetron ini mulai menanjak.

Dan buat yang udah nonton, apakah kamu punya kesan tersendiri terhadap sinetron NIKITA ini? Kalau iya, jangan sungkan berkomentar lewat kolom komentar di bawah ini.

(Untuk sinopsis lengkap cerita sinetron NIKITA ini bisa kamu baca di sini).

Dukungan kontes >>> apa sih asyiknya belajar seo?

29 comments:

  • saya nggak begitu suka sinetron :D

    10 March, 2009 16:18

  • kayanya sinetronnya biasa aja y..gk ada yang special..:)

    11 March, 2009 12:44

  • menontonnya kalau sedang mood, kalau no-mood ya gak nonton;

    11 March, 2009 16:11

  • @ anggi : gak suka karena apa nggi?

    @ neyra07 : biasa aja dari sisi apanya dulu nih? Gak bisa digeneralisir sebenernya. Toh, kita harus menilai dari beberapa sisi. Buat saya sih banyak kelebihannya kok. Namanya juga selera dan pandangan pribadi :)

    @ munawar am : saya emang lagi mood banget kang, makanya suka nonton..hehe. Segala sesuatu emang tergantung mood juga sih. Thx ya.

    11 March, 2009 17:03

  • Sayang, saya gak suka sinetron indonesia

    11 March, 2009 20:39

  • Info sinetronnya komplit nih!
    Thanks to share...!

    12 March, 2009 09:41

  • Saya mah sinetron maaf saja. Malas nontonnya. Yang paling saya sukai adalah berita, flora dan fauna (sayangnya nggak ada lagi).

    12 March, 2009 10:20

  • @ pencerah : sukanya sinetron negara mana mas? hehe. Namanya juga selera. Kebetulan aja saya suka mengamati perkembangan dunia sinema, film, dan artis Indonesia, sehingga saya berusaha mengikuti perkembangannya. Salah satunya dengan cara nonton sinetron.

    @ all About Samarinda : thx balik aja deh.

    @ kombor : yach, setiap orang punya selera masing-masing. Berhubung saya seorang pengamat dunia entertainment Indonesia, saya merasa wajib mengamati perkembangannya. Salah satunya lewat menyimak tayangan sinetron. Thx.

    12 March, 2009 13:09

  • wah seneng sinetron ya..
    jadi suka gara2 yang maen.
    hahahaha...

    12 March, 2009 15:03

  • kalo sinetron yg lagi main
    kalo lagi gak butuh hiburan
    kubiarkan nyala dan kutinggalkan blog walking

    kecuali emang butuh hiburan
    senetron pun aku yonton

    13 March, 2009 03:31

  • saya berharap mutu sinetron bisa sebagus film seri barat

    misalnya dengan memakai sistem Season ( 20-an episode per season ) bukan kejar tayang ......( nafsu sampai ratusan / puluhan episode tanpa jeda )

    13 March, 2009 06:31

  • gak suka sinetron...habis ceritanya sama dan muter muter aja

    13 March, 2009 08:39

  • dari dulu ceritanya cinta melulu... gak ada yang lain apa?

    14 March, 2009 10:41

  • @ aprie : saya suka nonton kalo eritanya bagus menurut saya. Palagi kalo pemain utamanya saya sukai, kayak NIKITA ini :)

    @ Rusa Bawean : hmm, gitu ya mas.

    @ rio2000 : kayaknya susah mas kalo mau pake sistem kayak gitu di Indonesia. Penonton di sini seleranya masih lebih suka model kejar tayang. Kalo sistem season, kayaknya banyak yang ngerasa kurang puas, karena bakalan cepat selesai..hehe

    @ thevemoi : muter kalo rattingnya udah naik. Soal cerita, emang sih rada sama semua. Yang penting bagi saya gimana pengemasannya aja, plus gimana cara penyampaian pesan moralnya.

    @ sundee : kalo jeli, sebenernya sinetron NIKITA ini bukan bertema cinta lho. Cinta cuma bumbu. Saya amati tema utamanya lebih cenderung tentang masalah HUBUNGAN KEKELUARGAAN dan KEMANUSIAAN. Orang bilang cuma mengumbar cinta mungkin karena cuma nonton sekilas atau cuma ngeliat posternya aja.

    14 March, 2009 13:37

  • males nonton sinetron, tp kalo nikita pemerannya.. hayyuuuu, shes's so cute

    16 March, 2009 23:18

  • saya suka ama sinetron nya d,,
    apalagi sama pemainnya yaitu dude dan nikita

    18 March, 2009 13:44

  • hmmmm gw sih sangat pesimis cerita Nikita bakal beda...lah wong yang maen juga si ini si itu juga...phnya sama....ceritanya ya gak jauh dari cinta ama penyakit otak...
    gw harap minimal mah jangan ada yang tampar tamparan aja.liat tuh cinta fitri.....adeganya gampar gamparan gara gara penulis skenarionya bingung mo nulis apa lagi hihihihi

    18 March, 2009 15:06

  • bisa nggak sih pemain uatamanya gak pake nangis???? ada yang bisa bikin skenario gitu nggak ya....8-}

    18 March, 2009 15:08

  • @ tandatanya : masukan kamu bagus juga tuh. Tapi kalo gak pake nangis, kayaknya gak mungkin lah. Adegan nangis kan sangat disesuaikan dengan situasi atau skenario adegannya. Kalo emang lagi terharu atau sedih, ya kudu nangis lah :)

    18 March, 2009 15:26

  • Ini bukan sinetron jiplakan luar kan? Asli buatan Indonesia kan?

    18 March, 2009 18:29

  • @ renata : gak tau juga ya. Buat saya pribadi sih, yang penting saya enjoy saat menontonnya. Trus yang lebih penting lagi pengemasan cerita dan gaya penyampaian pesan moralnya. Udah cukup oke saya liat.

    19 March, 2009 17:26

  • Sinetron nikita aku suka krn ada Dude n Rivano tp kalo Dude crtnya suka ma Nikita enggaklah terlalu kecil Nikita blm terlihat blm dewasa mendngan sbg adiknya aja bagus, Nikita cukup bagus bisa buat haru pemirsa. Dan pesen crtnya jangan muter2 ya oke sukses buat Nikita

    28 March, 2009 21:32

  • geblek ajigh..
    susah amat nyari soundtrack film bestfriend..
    ada yg tawa kaga..??
    klo ada gw minta ya..
    hha..
    thanks everyone:D

    09 May, 2009 18:28

  • Pemeran Lathifah temennya Nikita di kampung santri siapa sih...? ada yang tau gak?

    02 July, 2009 14:41

  • tayangin lagi dong sinetron NIKITAnya,ceritanya bagus banyak bercandanya hehehehe

    13 March, 2011 10:38

  • sinetron NIKITA yang paling seru pas adegannya vanno dan andah hehehe

    13 March, 2011 10:41

  • Pemeran Lathifah temennya Nikita cantik juga ya

    15 March, 2012 13:44

  • kalo sinetron saya suka
    yang gk saya suka dari sinetron ..cuman satu
    akting nya
    mau''a akting 'a betulan lah
    kalo tabrakan ..ya tabrakan betulan
    klo mati yang mati betulan
    kalian sama saja hina agama sendiri
    dalam agama islam
    kematian gk boleh di permainkan
    pantang
    saya mantan anggota GERAKAN ACEH MERDEKA
    saya islam saya penganut agama allah swt
    jangan buat main2 agama
    nantu MUI turun ttangan

    22 July, 2012 00:22

  • mba nikita
    dan ..siapa lagi tuh
    jessica mila
    ah pening aku
    .aku asal medan
    ayah aku batak ema aku betawi
    kalo gk senang dengan coment aku
    sihlakan dateng ke jakarta timur
    nealamat nya brader
    jl.cndra no 2o blok a bekasi
    sipa pun kau
    mau kau orang berilmu mau kebal tahan peluru
    gak gentar aku sikit pun
    kita sama2 makan nasi ..ku retak kan rhang kau
    umur aku 17 ..gk sor ko ..dateng lek
    medan bukan betawi
    medan bukan seperti suku2 lain
    tak ko dengar cakap pepatah
    di mana pon kau berpiajk selagi di atas bumi ini
    di situ lah medan kao junjung
    ok lai
    aku gk perduli ko banyak
    selagi aku bisa bernafas masih bisa ku patahkan leher kau "
    aku bukan caper atau sipanggaron
    tapi emang kenyataan
    aku atas nama bangsa sumatra
    medan aceh dayak papua manado kalimantan
    ambon bugis dll
    tak suka bangsa jawa..dan bangsa indo

    22 July, 2012 00:28

  • Post a Comment

    Silakan tulis komentar sesuai pendapat pribadi kamu

    Back to Top
     

    kafe28 Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template | Top