29 April 2009

29 April 2009

PPC Lokal | Mengapa Kurang Dilirik Oleh Advertiser Selain Member Reseller dan MLM Online?

ppc lokal

Melihat mayoritas materi iklan teks di beberapa PPC lokal belakangan ini, muncul sedikit tanda tanya di benak saya. Betapa tidak, anda pasti sudah tahu bahwa materi iklan yang tampil di situ cenderung seragam bin monoton. Rata-rata berupa penawaran cepat kaya dari internet dengan cara menjadi member sebuah program bisnis online.

Kalau ditelusuri, mayoritas program penjual mimpi itu berasal dari situs-situs penjual ebook atau bisa juga produk lain yang dipasarkan dengan sistem reseller. Yang tak kalah mendominasi juga yaitu program MLM online yang cenderung berbau money game (yang umumnya mensyaratkan untuk menjaring member/downline sebanyak-banyaknya agar bisa memperoleh komisi besar yang sangat menggiurkan).

Antara sistem reseller dan MLM sebenarnya beda tipis.

Kalau di sistem reseller, komisi member cuma berasal dari satu level saja, yaitu dari orang yang bergabung atau membeli produk lewat rekomendasi kita secara langsung (tentunya melalui link affiliasi kita sebagai referrer). Istilahnya, komisi cuma diperoleh dari frontline kita. Sedangkan pada sistem MLM online, komisi tidak saja diperoleh dari satu level, melainkan multi level (misalnya dari seluruh jaringan di bawah kita sebanyak 10 level). Jadi komisi yang diperoleh member MLM online tidak bersifat linier seperti pada sistem reseller.

Namun sistem reseller punya satu kelebihan, yaitu terletak pada jumlah komisi langsungnya yang jauh lebih besar, walaupun baru berhasil merekrut satu pembeli/member. Sedangkan pada sistem MLM online, komisi besar baru bisa diperoleh setelah punya jaringan downline yang cukup banyak. Dengan kata lain, komisi awal sistem MLM online jauh lebih kecil daripada komisi awal sistem reseller.

Kembali soal PPC lokal.

Sehubungan dengan itu, ada 2 pertanyaan yang mengganjal di pikiran saya melihat kondisi PPC lokal kita saat ini.

Pertama >>> mengapa materi iklan teks PPC lokal lebih didominasi oleh program bisnis reseller dan MLM online?

Untuk jawaban pertanyaan pertama ini, saya punya sedikit asumsi atau hipotesis.

Bisa saja itu terjadi karena si member reseller dan MLM online memang sangat dianjurkan/didorong/direkomendasikan oleh sang pemilik program untuk menggunakan media iklan baris PPC sebagai jurus promosi yang dinilai paling ampuh. Dan ini bukan sekedar asumsi atau hipotesis tanpa bukti.

Sepengetahuan saya, beberapa pemilik situs penjual ebook terkenal memang sangat menganjurkan para membernya agar beriklan melalui PPC lokal untuk menjaring banyak pembeli (sehingga bisa memperoleh komisi besar).
Member seakan-akan dihipnotis atau diberi jaminan, bahwa metode promosi melalui iklan PPC adalah jurus paling ampuh untuk mendulang komisi melimpah dalam waktu singkat.
Sebagai pendorong atau penguat sugesti, para pemilik program itu mengumbar kesaksian sebagian membernya yang telah membuktikan keampuhan beriklan di PPC lokal, sehingga mampu mendulang komisi besar.

Ketika tingkat persaingan masih belum seketat seperti sekarang, tentunya cara ini bisa dibilang cukup efektif. Namun seiring dengan semakin ketatnya persaingan dengan sesama reseller, termasuk dengan reseller dari situs yang berbeda (ditambah dengan persaingan dengan member MLM online yang semakin menjamur pula), maka bisa dibilang bahwa metode beriklan PPC untuk mendulang komisi reseller berlimpah akhirnya cuma tinggal harapan. Alias cuma menghamburkan uang/modal tanpa hasil yang memadai. Bisa-bisa malah jadi buntung alias tekor pada akhirnya.

Jadi, buat para member bisnis reseller dan juga para member MLM online, masihkah anda mau jadi sapi perahan para penjual mimpi yang menawarkan kaya mendadak dari internet? Masih yakinkah anda akan efektivitas beriklan PPC untuk menjaring pembeli dan downline? Masihkah anda mau terhipnotis oleh kesaksian yang sudah tidak up to date mengenai keampuhan beriklan PPC?

Terlebih lagi, image PPC lokal belakangan ini sudah sangat rusak akibat maraknya materi iklan teks yang cenderung berlebihan dan menipu. Hal ini menurut saya tidak hanya berdampak buruk bagi sang advertiser, tetapi juga sangat berpotensi untuk merugikan para publisher. Para pengunjung akan malas untuk mengklik materi iklan yang bergaya seperti itu. Jangankan mau mengklik, sekedar membaca judul atau deskripsi iklannya saja mungkin sudah ogah

Kalau sudah begitu, tentu saja impian memperoleh komisi besar sebagai penerbit tinggal khayalan belaka. Apalagi mau sampai bisa passive-income (boro-boro deh)

Kedua >>> mengapa PPC lokal seolah kurang dilirik oleh advertiser selain member reseller dan member MLM online?

Hipotesis (1)
Bisa saja karena advertiser non member reseller dan non member MLM online pernah mencoba beriklan di PPC lokal. Namun ternyata hasil yang didapat sangat tidak sesuai harapan, dimana tidak ada penjualan sama sekali, walaupun iklannya sudah mencapai klik maksimal dan walaupun materi kalimat yang digunakan tidak menipu atau berlebihan. Akhirnya ia jadi kapok untuk beriklan lagi di PPC lokal karena merasa tidak efektif.

iklan ppcHal ini sangat mungkin terjadi akibat ulah nakal sebagian publisher yang kurang fair dan kurang mengindahkan etika sebagai penerbit iklan PPC. Ditambah dengan masih kurang canggihnya sistem pendeteksi kecurangan yang dimiliki oleh PPC tersebut. Bisa pula terjadi akibat pengaruh mayoritas materi iklan hype (menipu) dan berlebihan milik advertiser dari kalangan reseller dan member MLM online, sehingga produk/jasa yang dipromosikan oleh advertiser non reseller dan non member MLM itu harus terkena getahnya (ikut rusak image-nya di mata calon konsumen).

Selain itu, bisa juga karena mayoritas pengklik iklannya ternyata bukan karena murni membutuhkan informasi seputar produk/jasanya, melainkan cuma karena penasaran atau sekedar ingin tahu (tanpa niat yang kuat untuk membeli). Dengan kata lain, bukan dari kalangan calon pembeli yang ditargetkan.

Hipotesis (2)
Bisa juga terjadi karena pebisnis dari kalangan non reseller dan non MLM online lebih memilih cara promosi lainnya yang dirasa jauh lebih efektif dalam menjaring konsumen/pembeli (serta lebih efisien dalam pengeluaran modal). Misalnya dengan cara memasang iklan baris premium atau iklan banner premium (non PPC), terutama pada situs-situs dengan niche pengunjung yang lebih spesifik atau tertarget.

Hal ini bisa saja terjadi jika pihak advertiser non reseller dan non MLM online tersebut masih kurang yakin dengan potensi pengunjung blog untuk menjaring calon pembeli produk/jasanya (sehingga lebih memilih beriklan di situs portal atau lewat media lainnya seperti media cetak). Atau mungkin juga lebih memilih beriklan di PPC luar seperti Google Adsense yang jauh lebih variatif materi iklannya.

Tapi saya tidak ingin mengecilkan harapan mereka yang ingin mempromosikan produk/jasa pihak lain melalui sistem affiliasi (terutama affiliasi lokal) melalui PPC Indonesia. Harap dibedakan antara affiliasi dan reseller atau MLM online. Pada sistem affiliasi, kita tidak harus menjadi pembeli produk atau pengguna jasa yang ingin kita promosikan, melainkan cuma bertindak sebagai agen pemasaran (sebatas mempromosikan).

Jadi buat para affiliate, silakan saja beriklan di PPC lokal. Asalkan produk yang ingin dipromosikan itu bukan berupa ebook atau money game berbau MLM (yang image-nya sudah cenderung negatif). Dan asalkan pula tidak menggunakan kata-kata berlebihan atau menipu.

Nah, semoga uraian analisis saya di atas bisa sedikit memberikan masukan bagi para advertiser maupun calon advertiser yang ingin beriklan di PPC lokal. Bagi para publisher, masihkah anda ingin mempertahankan pemasangan zona iklan teks PPC di blog anda dengan kondisi materi iklan yang cenderung seragam seperti saat ini? (terutama yang berasal dari KlikSaya, KumpulBlogger, Adsensecamp, Adsentra, dan ppcindo).

Dukungan kontes >>> apa sih asyiknya belajar seo?

17 comments:

  • ya semuanya mirip2 lah.. bahkan didalangi oleh service yang sama.. mungkin si.. joko itu.. ni donlod gratis ebooknya dia.. formula bisnis..

    29 April, 2009 14:48

  • Analisanya keren mas, saya sebagai yg pernah ikut-ikutan (hehehe), akhirnya lelah ikut gitu-gituan mas.
    Kebanyakan memang sama ya iklan di PPC lokal...sekarang saya mending belajar menulis saja..

    29 April, 2009 19:09

  • tulisan yang sangat menarik ...
    konsistensi mungkin adalah kata kuncinya mas ...
    saya pernah ikut program sejenis buatan lokal tetapi suatu saat tanpa sebab tiba-tiba situs saya dianggap tidak memenuhi persyaratan lagi, padahal situs saya yg satu itu malahan sedang naik trafiknya dan tidak melanggar peraturan dari mereka ... saat ditanyakan hanya mendapatkan jawaban 'nanti kami periksa lagi' ... sampai sekarang gak ada balasannya lagi ... ketika mau login malah akun saya tidak berfungsi lagi ... itu yang membuat saya tobat ikut produk lokal, enakan ikut produk luar yang sudah pasti dan kredibel ...

    29 April, 2009 20:02

  • Saya juga pernah berpikir kenapa iklan dari PPC lokal isinya ttg affiliasi, mlm, ebook, masih sangat jarang untuk iklan yang sesuai dengan isi artikel.. analisa mas membantu say niyh.. thanks ya... :D

    29 April, 2009 20:28

  • Hipotesis menarik, Is...

    Tapi soal yg lainnya....belum tahu jua...

    29 April, 2009 20:31

  • mending ngikut google adsense deh meski pun sulit masuknya... x(

    29 April, 2009 22:11

  • analisnya MANTAP boss

    orang statistik ya?

    30 April, 2009 07:48

  • yah memang random sih PPC lokal itu, keseregamannya bener sih bro, tapi masalah efektif enggaknya gatau deh saya, soalnya ga pernah beriklan di PPC lokal nih...

    30 April, 2009 10:42

  • Halo mas lama ga mampir, saya cuma ngasih tahu kalau mas dapat award dari saya, jadi silakan diambil yah awardnya !
    Sama tukeran link mau ga ?

    30 April, 2009 11:53

  • Semua iklan di PPC lokal gak ada yang berkelas ... ,

    03 May, 2009 14:38

  • @ semua yg udah komen >>> makasih banyak ya buat tambahan pendapat semuanya. Sangat melengkapi kekurangan isi ulasan saya di atas. Maaf, nggak bisa bales komentarnya satu per satu.

    04 May, 2009 15:51

  • huhuhuhuhuhuu...jadi sedihn jadinya.......:(( , klo emang dipikir2 begitu emang.....sedih aqw....padahal pengin ngedapetin uang.....tapi kayak MLM atau reseleler yang modalnya gede dan besar,,,,,,,mending aqw no.....coz lom waktunya.....pembual, pembohong.....KLo dipikir2.....kita net nie juga ngabisin uang, tenaga juga pikiran lo sob....jadi kita perlu juga banyak interopeksi diri.....tapi keamrin aqw coba bisnis dan sekarang dah mulai berjalan.....Insya Allah lumayan....bisa dibuka di web aqw

    www.pulsa-gratis.web.id (hanya namanya doang.....tapi dari kita untuk kita nie web.....Insya Allah )

    08 May, 2009 17:52

  • Waduh akhirnya kutemukan jawabannya di sini.. Senang sekali mas. Terasa terjadi pencerahan. TAdinya aku mau nyoba ppc lokal. Udah lama juga sih aku analisa ppc lokal tapi belum menentukan pilihan. Terus, memang benar sekali kalau mayoritas isi ppc lokal itu adalah penawaran affiliasi, mlm, ebook, dan sejenisnya yang menawarkan cepat kaya. Mesin inilah, mesin itulah software pengumpul (#tiitt..sensor#). Baru aja aku cari di om google keyword "rekomendasi ppc lokal" dan langsung ketemu blognya mas ini. Pas bangat, karna aku lagi nyari info dan analisa tentang ppc lokal. So, adakah rekomendasi mas buat saya tentang ppc lokal yang mungkin bisa kuikuti? Btw, umur blogku (personal blog) masih 2 bulan dari beberapa blog yang sedang kukelola. Maap mas panjang lebar. Tapi berhubung aku benar-benar sangat-sangat terbantu dengan artikel dan analisa yang mas Iskandar tuliskan. Sekali lagi terimakasih mas :)

    11 May, 2009 12:19

  • @ Bang Del >>> wah, saya seneng banget jika ternyata ulasan/analisa saya di atas bisa sedikit memberikan pencerahan buat mas. Soal PPC lokal yang saya rekomendasikan, kalau mau yang materi iklannya lebih variatif sih sebaiknya pilih ADSPEEDY.

    Kelebihan lain ADSPEEDY yaitu tampilan iklannya yang relatif lebih baik. Contohnya bisa mas liat pada sidebar blog ini. Tapi kekurangannnya yaitu komisinya yang LEBIH KECIL daripada komisi PPC lokal lainnya. ADSPEEDY cuma ngasih komisi 100 perak untuk setiap klik unik yang terjadi. Kalo PPC lokal lainnya rata-rata sih 300 perak/klik.

    Nah, silakan pertimbangkan sesuai minat dan kebutuhan mas. Tapi untuk blog yang baru 2 bulanan, sebaiknya tidak terlalu banyak berharap dulu untuk bisa dapet banyak rejeki dri PPC. Saran saya, kembangkan dulu konten blog kita biar banyak dan kalo bisa juga diimbangi dengan materi yang bermanfaat/berbobot. Setelah itu, mudah-mudahan TRAFIK bisa menyusul :)

    Oya, kalo PPC KLIKSAYA berat banget loh syarat buat jadi penerbitnya. Minimal harus punya page-view bulanan sebanyak 10.000

    Itu aja jawaban saya mas. Kalo masih ada yang belum jelas, silakan tanya kembali lewat komentar ini. Makasih.

    11 May, 2009 14:35

  • Awalnya,.... saya juga ikut2an PPC lokal,... tapi kelamaan cape deh. ada beberapa yang SCAM

    23 May, 2009 14:53

  • Post a Comment

    Silakan tulis komentar sesuai pendapat pribadi kamu

    Back to Top
     

    kafe28 Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template | Top