19 December 2009

19 December 2009

Kode Etik Blogger Indonesia

etika bloggerPerlukah dunia blog (blogging) memiliki kode etik? Belajar dari kasus Bu Prita dan umpatan Luna Maya di Twitter (yang berbuah tuntutan), sudah saatnya kita tahu batasan beruneg-uneg via media online.

Kebebasan berekspresi bukan berarti harus ‘menelanjangi’ diri kita sendiri. Mungkin banyak penulis online (seperti blogger) yang masih suka mencampuradukkan antara fakta dan persepsi pribadi. Hasilnya, tidak ada batasan yang jelas antara kenyataan, opini, dan spekulasi. Semua menjadi kabur.

Pembaca bisa disesatkan oleh tulisan yang seperti itu. Yang paling mengerikan, bisa timbul gejolak massal (yang sebelumnya mungkin tak terpikirkan oleh sang penulis). Sebelum hal itu terjadi, tidak ada salahnya kita menyimak sebuah artikel bagus berjudul Ini Kode Etik(a) Blog. Ditulis oleh Nukman Luthfie, seorang Online Strategist yang cukup ternama di dunia online Indonesia.

Di dalam artikel blognya, Pak Nukman dengan lugas dan cerdas membeberkan 11 kode etik blogger. Disertai dengan penjelasan yang cukup mudah dipahami per poinnya. Dijamin tidak akan membuat kening anda berkerut.

Saran buat pembaca

Jika ingin memperoleh manfaat maksimal, sebaiknya anda simak dengan seksama deskripsi setiap poin yang dicetak tebal. Sebab sangat mungkin anda bisa salah tafsir atau menganggapnya klise jika cuma fast-reading (hanya membaca poin yang dibolding).

Ok. Silakan langsung berkunjung ke artikel aslinya. Dan jangan lupa berkomentar di sini jika sudah membacanya (*ngarep mode on*)

Source image : road-entrepreneur.com

21 comments:

  • iya mas
    semaikn membuat saya takut
    takut kenak tuntut juga
    :(

    19 December, 2009 18:36

  • terima kasih informasinya mas, ..
    semoga sy pribadi dan kita semua bisa menuruti kode etik tersebut ...

    19 December, 2009 19:48

  • makasih infonya dengan ini maka sebuah blog bisa lebih profesional

    19 December, 2009 21:09

  • mangtafff
    langsung intifff ah

    19 December, 2009 21:43

  • setelah membaca semua etik(a) blog di tempat Pak Nukman, memang sebenarya tata cara seperti demikan sangat baik, apalagi didunia maya , kita tetaplah hrs saling menghargai.
    Masukan yg sangat bermanfaat utk saya.
    salam.

    20 December, 2009 07:08

  • Wah... dari judul posting ini... kirain mas Iskandaria yang buat kode etiknya... :D

    20 December, 2009 07:44

  • Informasi yg menarik mas... Tapi jangan takut untuk mengeluarkan pendapat/opini. Krn biar bgmnpun, Blog pribadi tdk beda jauh dgn "diary" si pemilik. Kasus prita terjadi karena "arogansi" omni aja kok. Pdhal gak ada bedanya dgn surat pembaca di koran2...

    20 December, 2009 18:04

  • @ Bunda >> thx berat ya Bun udah ngebaca artikelnya dulu baru komen :-)

    @ Eric >> tapi menurut saya gaya bahasa dalam email Bu Prita rada tendensius dan banyak unsur persepsinya ketimbang fakta. Malahan banyak yang kabur mas. Mungkin itu yang bikin jadi polemik dan berbuah tuntutan RS Omni.

    20 December, 2009 20:34

  • disana juga bingung saya bacanya, perlu juga kode etik kalau jadi blogger padahalkan endak digaji..
    Blog ibarat rumah atau teritorial kita, so sepenuhnya menjadi hak kita.
    Maap mas jadi ngelantur, pembahasan yang saya lihat pada blog yang saya kunjungi malam ini pada berat semua...

    20 December, 2009 21:30

  • @ Rudy Azhar >> nah, pola pikir dan sikap seperti itu yang menurut saya mesti kita ubah Bang. Walaupun blog ibarat rumah kita sendiri dan kita tidak digaji, tetap saja kita PASTI akan berbenturan dengan publik dan norma-norma yang disadari atau tidak akan turut mengontrol kebebasan kita dalam berekspresi.

    Ketika HAK berbenturan dengan kenyamanan orang lain atau pihak lain, maka HAK tersebut bisa jadi bermasalah. Hak kita adalah menulis berdasarkan FAKTA. Namun kita juga punya KEWAJIBAN MORAL untuk menjaga kenyamanan pihak lain. Itu saja Bang.

    Kalo buat saya sih tulisan Pak Nukman sudah cukup mudah dipahami kok.

    21 December, 2009 13:47

  • Saya pernah menulis hasil trekking tentang etika blog. Silakan googling aja. Ada beberapa tulisan seputar etika blog yang bagus. :) Poinnya kembali ke kejujuran dan menghargai karya orang lain.

    Sedikit saran. Sebaiknya poin-poin (tidak perlu semua deskripsinya) di tulisan pak nukman dikuotasi di sini. :)

    21 December, 2009 19:45

  • Saya pernah menulis sebuah artikel yang sifatnya mengkritik demi kebaikan, tetapi kemudian saya kena semprit, pada hala blog saya ada kolom komentarnya kenapa tidak dimanfaatkan untuk menyanggah jika dianggap tidak benar ?

    22 December, 2009 02:45

  • @ Dani : wah, makasih banyak buat sarannya Pak. Pertimbangan saya tidak mengutipnya agar pembaca jadi penasaran dan mau tak mau harus mengunjungi artikel aslinya secara langsung. Itu saja. Tapi untuk review artikel menarik blogwalking ke depan, akan saya usahakan.

    @ aldy : wah, kalo boleh tau artikel apa itu mas? SEmoga saya tidak termasuk yang seperti itu (tidak menyanggah secara langsung). Makasih mas.

    22 December, 2009 14:10

  • yoi..mantaps..om...kita juga berusaha kalopun akhirnya kita mengutip dari orang lain kita berusaha nyantumin....

    22 December, 2009 22:48

  • kode etik?
    perlu donk..
    setidaknya kode etik yang bacis..macam soal co-pas..

    23 December, 2009 08:36

  • ayo belajar menjadi blogger yang baik,
    caranya bagaimana? miliki etika-diri dulu sebelum menerapkan etika blogging apapun kata Nukan L; dan ini yang utama... ajining diri ono ing lathi; mari jaga lidah diri masing-masing sebelum bercuap-cuap di kolom komentar; sebelum menulis artikel, sebelum update status di manapun. Mulutmu Harimaumu; tulisan adalah representasi dari mulut [dan atau lidah] dan hati

    24 December, 2009 09:05

  • sesuai dengan kalimat awal Nukman Luthfie : "blog adalah dunia bebas. Tempat kita bisa bersuara apa saja... dst dst dst"
    semua harus dikembalikan pada mekanisme bebas tadi. Jika tidak sesuai selera pembaca tentunya akan ditinggalkan.
    jangan sampai kode etiknya kebanyakan akhirnya jadi gak bebas lagi

    26 December, 2009 16:24

  • @ thiar thea :
    Yang ditulis Pak Nukman sebenarnya etika secara umum yang tidak terlalu mengikat. Kita bisa kok menjadi blogger yang etis, namun tetap merasa bebas.

    29 December, 2009 19:02

  • Owkeh,, makasih tautan kesananya..
    Langsung k TKP aja dey..!!!

    31 January, 2010 07:54

  • Post a Comment

    Silakan tulis komentar sesuai pendapat pribadi kamu

    Back to Top
     

    kafe28 Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template | Top