Format grup vokal/grup musik berupa duo sepertinya tengah menjadi tren baru di dunia musik Indonesia. Saya pribadi selaku penikmat musik sangat menyambut baik fenomena ini. Lumayan memberikan warna baru soalnya (di tengah dominasi grup band atau penyanyi solo).
Untuk segmen pria, Yovie & Nuno masih saya anggap yang terbaik. Toh, peta persaingan di pasar tersebut (grup duo pria) masih kurang begitu ketat. Untuk saat ini, mungkin cuma Pasto-lah yang turut meramaikan persaingan di segmen tersebut (selain Yovie & Nuno). Nah, yang terlihat cukup ketat dan lebih banyak pelakunya yaitu pada segmen grup duo wanita. Ada 4 grup yang paling menonjol dan paling laris di segmen ini, yaitu Duo Maia, Mahadewi, T2, dan yang terbaru ini yaitu The Virgin.
Namun pada kesempatan ini, saya coba membandingkan ketiga grup yang lahir terlebih dahulu (minus The Virgin, berhubung masih baru).
1. DUO MAIA
Pasangan Maia Estianty dan Mei Chan terlihat cukup serasi menurut saya. Mereka terlihat bisa saling melengkapi saat perform. Maia yang lebih keibuan dipadukan dengan Mei Chan yang lebih cerdik dan lebih centil. Jika dinilai dari sisi komersil, pasangan ini punya kekuatan pada konsep kostum mereka yang selalu unik setiap kali tampil (baik di video klip maupun secara live).
Aksi panggung mereka juga cukup atraktif, terutama Mei Chan yang selalu terlihat enerjik (punya kemampuan dance yang sangat bagus saya lihat). Selain itu, suara khas Mei Chan juga jadi nilai jual yang cukup bagus. Ditambah lagi dengan kekuatan lagu-lagu ciptaan Maia yang selalu punya ’sesuatu’. Contohnya lagu Ingat Kamu, EGP, dan yang teranyar yaitu Penghianat Cinta.
2. MAHADEWI
Dari trio Dewi-Dewi kini menjadi duo Mahadewi (pasca hengkangnya Ina yang lebih memilih bersolo karir di jalur musik jazz). Sebenarnya saya lebih suka grup ini berformat trio karena lebih terasa menjual (ketika masih ada Ina yang bersuara jazzy). Praktis, ketika hanya tersisa Puri dan Tata, Mahadewi seperti grup duo yang kehilangan taringnya. Bayang-bayang kebesaran Dewi-Dewi sepertinya masih sulit dilepaskan.
Oleh karena itu, perlu kerja keras ekstra bagi manajemen Republik Cinta (selaku manajer yang menaungi Mahadewi) agar grup duo ini bisa sukses dan punya karakter yang kuat. Saat ini, Mahadewi menurut saya masih belum punya branding dan selling-point yang kuat. Saat perform pun, mereka masih terlalu sering membawakan satu lagu hits andalan saja, yaitu lagu Sumpah I love You. Ke depannya, mereka harus membawakan lagu-lagu lain agar karakternya bisa lebih mengkristal.
Walau begitu, yang saya sukai dari Mahadewi adalah wajah ayu dan penampilan anggun dari Puri (salah satu vokalisnya). Apalagi pundaknya, wow..indah banget...hehehe. Puri punya pundak yang sangat bagus (nggak kalah ama pundaknya Bunga Citra Lestari tuh...). Untuk personel lain, yaitu Tata, saya sarankan agar ia menggunakan kostum yang lebih macho (sesuai dengan karakter wajah sangar dan suaranya yang ngerock). Kalau dipaksain dengan kostum feminim kok rasanya kurang cocok ya?
3. T2
Beranggotakan dua penyanyi manis jebolan AFI (Akademi Fantasi Indosiar), yaitu Tiwi dan Tika. Grup duo ini menurut saya punya kekuatan paling besar dari sisi lagu-lagu hits mereka yang selalu catchy (enak didengar). Lirik-liriknya sangat mudah dipahami, lugas, membumi, sangat remaja, dan selalu bernuansa ceria. Coba dengar saja lagu OK, Lelaki Cadangan, Bronies, Jangan Lebay, hingga hits terbarunya yang berjudul Malu-Malu Dong. Semuanya dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Aksi panggung T2 juga tak kalah menarik. Gaya centil Tika dan terutama Tiwi sangat pas dengan karakter lagu-lagu mereka. Kemampuan berhubungan dengan audiens dari T2 juga bagus. Duo Tiwi dan Tika juga tak lupa selalu menebar senyum manisnya setiap kali tampil. Body language mereka juga terlihat nyaman dan pas saat bernyanyi di panggung. Pokoknya enak dilihat deh.
Ditambah pula dengan konsep kostum yang simpel tapi menarik (tetap remaja dan modis). Sekilas, konsep pakaian panggung mereka mungkin mirip dengan Duo Maia yang sering menggunakan stocking warna-warni plus rok mini sebagai paduan. Namun belakangan ini saya lihat T2 sudah agak jarang menggunakan stocking. Mungkin biar kelihatan lebih seksi kali ya?
***
Nah, kalau harus dinilai mana yang lebih dahsyat antara Duo Maia, Mahadewi, dan T2 – semuanya sangat menghibur buat saya. Untuk aksi panggung dan konsep kostum, Duo Maia sedikit lebih unggul. Namun jika mengacu pada ke-catchy-an lagu, T2-lah pemenangnya. Kalau Mahadewi masih harus banyak berbenah.
So, bagaimana menurut kamu sendiri? Ditunggu nih komentarnya pada kolom di bawah ini.