10 January 2010

10 January 2010

5 Hal yang Mendorong Terjadinya Pembajakan Karya Tulis oleh Seorang Blogger

blogger plagiatorArtikel menarik blogwalking minggu ini sengaja mengangkat tema yang cukup sensitif, yaitu mengenai fenomena copas di dunia online. Mungkin sebagian dari anda sudah bosan dengan posting yang membahas hal ini.

Tapi saya ingin meyakinkan anda, bahwa ada sesuatu yang berbeda pada artikel yang ditulis oleh Aries Kusuma, seorang blogger yang menurut dirinya masih newbie

Judul artikel yang ditulisnya yaitu Pembajakan karya tulis : sebuah krisis kualitas blogger. Yang membuat artikelnya terasa berbeda yaitu proses penggalian/pendalaman fenomena yang dilakukan oleh Mas Aries Kusuma, terutama dalam mencermati latar belakang penyebab, mengapa seorang blogger bisa terdorong melakukan tindakan kurang etis (baca: membajak karya tulis blogger lain).

Itulah NILAI PLUS artikel yang ditulis oleh Mas Arkum. Itu membuktikan bahwa ia telah melakukan salah satu kunci utama untuk menghasilkan posting yang berkualitas. Salut buat Mas Aries Kusuma.

Soal copy-paste, saya punya pendapat tersendiri.

Tindakan mengcopy-paste tulisan blogger lain sebenarnya tidak terlalu bermasalah sepanjang memang menyisipkan backlink ke artikel aslinya, dengan anchor-text berupa judul aslinya pula. Misalnya dengan menuliskan : “tulisan ini dikutip dari artikel yang berjudul bla bla bla”. Biasanya dituliskan pada akhir posting. Akan lebih baik lagi jika dituliskan penulis aslinya juga.

Dengan demikian, pembaca tahu, bahwa posting tersebut bukan hasil karya pemilik blog/website yang sedang mereka baca.

Dan alangkah lebih baik lagi jika kita tidak mengutip secara utuh, melainkan sekedar mengutip sebagian saja. Selebihnya kita rekomendasikan pembaca untuk mengunjungi artikel aslinya secara langsung melalui link yang kita sisipkan. Seperti rekomendasi Kang Yudiono dalam artikel Postingan Link, Solusi Etis Menghindari Copy-Paste.

Kembali ke artikel yang ditulis oleh Mas Aries Kusuma (Arkum). Ada 5 hal yang menurutnya menjadi pendorong tindakan copy-paste oleh seorang blogger, yaitu :

  1. Konsep awal blog yang berkualitas rendah.

  2. Mulai ada ketidakyakinan akan kualitas diri sebagai seorang blogger.

  3. Lumbung pengetahuannya yang terbatas.

4 dan 5 ? Silakan anda cek sendiri ke artikel aslinya
(termasuk deskripsi masing-masing poin).

Namun sayang sekali, sebagian dari rekan-rekan sekalian mungkin tidak bisa mengomentari artikel di atas (termasuk saya). Soalnya untuk bisa meninggalkan komentar, kita harus punya akun Wordpress dan login terlebih dahulu. Entah WP dot com atau WP self hosting, saya juga kurang tahu sih.

Saya, karena tidak punya akun di WP, jadi cuma bisa baca. Padahal artikelnya masih hangat. Semoga mas Arkum bisa mempertimbangkan untuk lebih membuka kesempatan berkomentar bagi semua kalangan blogger.

Nah, silakan segera meluncur ke artikel aslinya pada alinea ke-2 di atas.

Sebelumnya saya ingin bertanya, menurut rekan-rekan blogger sekalian, dari 3 poin yang saya kutip di atas, poin manakah (poin berapakah) yang menjadi pendorong terbesar tindakan copas?

UPDATE :


Form komentar di blog Mas Arkum ternyata sudah dibuka untuk semua kalangan. Jadi silakan anda berkomentar di sana.

39 comments:

  • karena saya pencari informasi, saya jarang melihat apakah artikel itu copas atau bukan. cuma kebetulan sering ketemu artikel yang sama persis dengan artikel di tempat lain.

    apakah itu merefleksikan salah satu dari 3 hal di atas, saya belum melihat ke arah sana. toh motivasi orang beda2 ketika mulai ngeblog, dan bisa juga berubah arah ketika di perjalanan. sangat situasional.
    jujur saja, saya pun suka copy paste ide :)

    10 January, 2010 20:43

  • @ sibaho way :
    Soal copas ide, itu tidak bisa kita hindari sih. Itu kan sangat wajar. yang penting bagaimana kita mengembangkan ide curian itu menjadi sebuah posting yang menarik, original, dan bernilai manfaat.

    Mengenai situasional, saya setuju sih. Kalau niat ngeblognya memang sekadar untuk berbagi informasi, apa sih sulitnya mencantumkan backlink ke artikel asli (jika mengutip dari media online) atau mencantumkan sumber tulisan (jika menhgutip dari buku, majalah, dsb).

    Yang penting tahu etika saja sih. Thx buat komentarnya.

    10 January, 2010 20:56

  • waduh saya sendiri kurang pandai menilai nih Mas, yang pasti alhamdulillah saya banyak belajar dari kawan-kawan semua.
    Salam hangat selalu :)

    10 January, 2010 22:33

  • Hampir "semua artikiel saya dikopas" tanpa ada satu pun yg memberi backlink. Bahkan oleh anak2 sekelas FORUM KASKUS. Terutama yg berisi tips trik dan hasil survey.

    Dari sanalah saya mulai ikutan copas beberapa artikel dari blog lain. Tapi sungguh, tidak ada kebanggaan sama sekali. Dan satu lagi, membuat saya jadi males buat artikel lagi.

    beruntung masa2 itu sudah berlalu. sekarang saya berpikiran bahwa "kalau artikel saya dikopas itu bertarti artikel saya bagus"(Minimal menurut si copaster). Dan karena hampir semua artikel saya dikopas, berarti hampir semua artikel saya bagus.

    Saya tahu hal ini karena saya sering uji keyword di SE.

    10 January, 2010 23:04

  • Menurut saya Om, dari ketiga hal tersebut bahkan dari kedua sisanya saya mengira bukan itu hal dominanan yang melatari pembajakan karya tulis pada blog tapi orientasi tujuan blog yang sedang bergeser dari tujuan awalnya. sejak booming make money online saya kira tujuan ini lah penyebab utamanya baru hadirlah 5 hal tersebut. selain itu publikasi dari banyak buku yang menulis cara cepat kaya atau menghasil dolar intenet tidak bisa dipungkiri menjadi penyebab makin maraknya orang yang menekuni dunia blog tapi ingin cepat-cepat menghasilkan uang dari internet.

    so bagaimana caranya ada isi di blognya dan bisa keindex tanpa memperhatikan etika yang berlaku pada kalangan blogger. Bukti, jujur saja dulu awal saya ngeblog orientasinya ke arah duit akibat dari membaca buku menghasilkan dolar dari adsense [sekarang entah bukunya ada dimana] saya menggunakan blogspot sebagai awal saya ngeblog, artikelpun banyak saya copy paste dari situs luar. pokoknya bagaimana caranya ada isi di blog saya. namun setelah melalui perjuangan tanpa hasil akhirnya saya berpikir dengan yang lebih masuk akal, dan mulailah saya ngeblog dengan benar walaupun gak bener-bener amat.

    Saya kira seperti yang oom ungkapkan sebenarnya tidak jadi masalah ketika seorang blogger copy paste artikel asal mencantumkan sumber yang jelas tapi sayangnya ketika mencantumkan sumber si blogger kadang berpikit dengan mencantumkan sumbernya kredibilatas blognya takut akan turun dan ini mungkin mendasari kenapa tidak mau mencantumkan sumber yang jelas.

    tentang menghasilkan uang dari aktivatas ngeblog sah sah saja selagi didukung oleh content yang ada. Just My Opinion [maaf om jadi kepanjangan nie, hehehehe]

    10 January, 2010 23:20

  • Kalau saya, lebih baik mengutip hanya sebagian sebagai sumber inspirasi. Selebihnya, kita bahas sendiri dalam sudut pandang yang berbeda, seperti yang dilakukan Mas Iskandar dalam tulisan ini. Menjadi lebih menarik dan lebih tajam. Soal apa yang menjadi faktor utama seorang melakukan copas, saya kurang bisa menyelaminya... :)

    10 January, 2010 23:32

  • mana yang paling dominan ?
    rasanya kombinasi point diatas yang jadi alasan, tujuan awal dibarengi dengan pengetahuan yang kurang.
    jika seseorang ingin membuat blog soal bisnis sedangkan dia tidak mengerti bisnis, maka demi meraih keuntungan dia akan melakukan tindakan copas agar kebutuhannya terpenuhi ..

    10 January, 2010 23:54

  • Tindakan copas seorang blogger = tindakan anak SMU / Mahasiswa kalau bikin skripsi atau karya tulis.

    Menggunakan waktu yang sesingkat singkatnya, dengan cara semudah mudahnya, untuk menghasilkan hasil yang sebanyak banyaknya.

    Bukan in creative and a smart way, tapi bloon dan malas.

    11 January, 2010 00:24

  • nah iya tuch mas.... saya gak bisa komentar di artikel tsb....padahal udah disiapin tuch komentarnya apa...


    salam kenal ya mas,,,, ^_^

    11 January, 2010 01:55

  • saya pilih nomor 3, bangsa ini masih harus belajar menghargai hak cipta (ga hanya soal artikel blog)

    11 January, 2010 06:57

  • mungkin si pembajaknya lagi malas ngetik...
    jadi main copas aja :)

    11 January, 2010 08:53

  • mungkin harus butuh inspirasi dan IDE ya mas... biar gak copas lagi... :D

    11 January, 2010 09:54

  • kurangnya ide biasanya mas hal itu bisa terjadi

    11 January, 2010 12:14

  • @ gen :
    Pemikiran positif seperti itu bagus sih. Asalkan memang tidak merasa dirugikan saja. Nah, kalo ternyata artikel orisinil kita malah kalah SEO atau kalah SERP-nya di hasil indeks, kan bisa bikin berang juga :) Soalnya nggak sedikit juga saay temukan fakta artikel copas yang jadi nomer satu di google. Kan rada 'kurang ajar' tuh..hehe

    @ deka :
    Setuju abis dengan pendapat kamu. Makasih banyak buat tambahannya. Saya rasa itu ada benarnya juga sih. Semoga kita nggak terdorong seperti itu ya.

    @ Khery Sudeska :
    Makasih buat apresiasinya mas. Lebih baik memang seperti itu. Menambahkan dengan sudut pandang kita sendiri yang berbeda. Dan tetap merekomendasikan pembaca untuk mengunjungi artikel yang menjadi inspirasi kita (lewat backlink yang kita sisipkan).

    @ hpnugroho :
    Bener sekali mas. Itulah mengapa penting sekali kita menguasai topik atau niche blog yang kita kuasai. Semuanya demi kredibilitas dan upaya branding diri kita sendiri. Tukang copas biasanya tidak punya brand dan image yang baik di mata para pengunjungnya. Secara tidak langsung, hal tersebut akan menurunkan respect dan kepercayaan pengunjung blognya.

    @ stovila :
    Semoga kita tidak seperti itu ya. Makasih.

    @ Khalid Abdullah :
    Loh, saya liat mas Khalid malah bisa komentar tuh? ^_^ Salam kenal balik yach.

    @ rio2000 :
    Setuju banget mas.

    @ Ahmad Ramadani :
    Bisa jadi begitu sih.

    @ T.Wahyudi :
    Ide kan bisa kita kembangkan menjadi postingan yang original. Setidaknya, kalo mau ngutip pun, lebih baik tidak secara utuh. Lebih baik kita tambahkan dengan pandangan pribadi kita. Sisanya kita rekomendasikan pembaca untuk mengunjungi artikel aslinya secara langsung (lewat backlink dengan anchor teks berupa JUDUL ARTIKEL ASLINYA).

    11 January, 2010 12:44

  • kayanya ketika membaca suatu artikel dari blog lain, kita terpicu untuk menulis hal yang sama. Tema sama isinya beda :)

    11 January, 2010 15:46

  • Kadang copypaste juga perlu dalam hal penyebaran artikel jika artikel tersebut dirasa mempunyai manfaat untuk orang lain tetapi etika ber-copypaste ria juga harus diperhatikan.

    11 January, 2010 19:11

  • Pembajakan atau copy paste (copas) artikel susah dihindari. Namun, waktu yang akan membuktikan seperti apa kualitas blogger copas tersebut.

    Dari 3 poin di atas, menurut saya konsep awal blog yang berkualitas yang paling berpengaruh terhadap pembajakan ini. Konsep ini berkaitan dengan paradigma. Jika seorang blogger memiliki paradigma ingin menjadi blogger berkualitas, maka ia tidak akan membajak artikel blogger lain. Keterbatasan pengetahuan bisa diatasi dengan banyak membaca dan searching artikel dan menuangkannya secara unik.

    Terakhir, terima kasih backlinknya Mas Is. Happy blogging...

    11 January, 2010 20:03

  • Kalo saya sich tidak terlalu pusing dgn hal itu mas, krn saya yakin unt mereka2 yg terbiasa co-pas pasti tdk akan bertahan lama dan pasti ketahuan juga sich... Kl aku bilang org yg hobi co-pas adl org yg bermental koruptor.... btw, mohon komen, saran dan masukkan di blog baru saya donk mas... sebelumnya saya ucapkan terimakasih lho... ini link-nya http://3athouth.com

    11 January, 2010 21:55

  • langsung meluncur ke TKP bosss
    :)

    11 January, 2010 23:11

  • Ato ikut aliran Pakdhe Mars:
    Boleh copy, gak boleh paste

    11 January, 2010 23:15

  • oh iya, matur tengkyu kang atas bantuan backlinknya....

    11 January, 2010 23:16

  • penyebab seorang blogger melakukan copas karena dia tidak PD dalam menulis. Saran saya untuk para blogger awal adalah menulis 1 paragraph. Dimana paragraph ini berupa berita-berita yang mengandung informasi. Setelah itu ditingkatkan menjadi 2 paragraph dan seterusnya.

    12 January, 2010 00:52

  • btw blog anda telah masuk daftar blog yang rutin saya blogwalking. Karena blog anda mempunyai artikel yang bermanfaat. Silahkan lihat daftarnya di blog saya.

    12 January, 2010 00:56

  • Kalau saya terkadang karena gak ada ide atau karena memang ingin posting tentang itu(Misal: Lirik) biasanya copas tapi tetep pake etika copas..hehe

    12 January, 2010 11:21

  • saya lebih setuju dengan poin ketiga, copas dilatarbelakangi karena keterbatasan pengetahuan blogger, tapi menurut saya copas itu syah2 saja asal linknya disertakan dan tulis lagi dengan bahasa sendiri.

    btw....makasih dah mampir di blog saya. salam kenal dan persahabatan selalu!

    12 January, 2010 18:34

  • hehe, untungnya artikel saya juga bnayak saya publish ke sosial bookmark serperti blogcatalog atau lintasberita[dot]com. Itu yang pertama, yg kedua artikel saya banyak di copas oleh blog semacam ads masbuchin dan elasjob serta semacamnya, yg kalau di"klik" akan langsung menuju ke blog saya.

    Jadi, kalau artikel blog saya kalah dari sisi SEO, biasanya saya mendapatkan traffic dari situ. Bahkan barusan saya cek, situs ads.masbuchin sudah menghasilkan traffic ke blog sebanyak 745 sama persis dg lintasberita. Yang paling tinggi ternyata kaskus, 921 kunjungan terhitung sejak akhir desember.

    Jadi, saya tidak terlalu kwatir. Tapi, ngga tau kenapa jko saya lebih seneng pengunjung dari SE yah..? :D

    12 January, 2010 22:56

  • @ gen :
    Wah, bagus banget deh kalo gitu. Saya juga pernah sih dapet backlink dan trafik dari ads.masbuchin (nggak sengaja saya ketahui pas ngecek SERP keyword unggulan saya) dan pas liat data keyword yang nyantol ke blog ini. Kalo dari Kaskus saya juga pernah beberapa kali. Berkat thread member2nya yang menyalin artikel blog saya dan memberikan backlink ke artikel aslinya.

    Sumber trafik kan nggak hanya dari SE yach. Kita juga bisa optimalkan sumber lain, seperti sosial-bookmark dan situs forum, plus iklan baris gratis. Tapi saya juga setuju dan sama, bahwa lebih suka dapet trafik dari SE. Kepuasan batinnya lebih gimanaa gitu :-D

    13 January, 2010 11:45

  • saya sependapat mas, copy paste sah - sah saja asal masih mencantumkan asal artikel tersebut, dengan di copy orang lain tapi masih mencantumkan anchor text dan link dari postingan tersebut masih etis...yang tidak boleh khan mengakui karya orang lain sebagai karya sendiri. saya akan rajin berkunjung nih mas.

    13 January, 2010 12:41

  • Semakin banyak ya yang pengennya instan...

    13 January, 2010 15:18

  • kalau bunda kurang berani utk menilai, krn masih dlm pembelajaran juga ttg ngeblog.
    alhamdulillah, bayak dpt ilmu justru dr teman2 termasuk blog Mas Is ini.
    salam.

    13 January, 2010 16:00

  • Wah, terima kasih lho ms Iskandaria, tulisan sy jadi inspirasi dblog ini.Dan maaf jika terlambat commentnya.
    Memang sy msh newbie ms..asli tulen...hehehehe.Tapi fenomena yang pernah terjadi tentang pembajakan karya tulis dionline membuat sy harus melawan minimal lewat buat tulisan diblog sy.Walau disadari banyak copas2 yg justru malah menguntungkan sprti yg dialami msHengky.com.Tapi sy berharap sih jika ingin asli dan berkualitas, pikirkan dong tulisan yang asli dan berkualitas jika bisa. Tapi jika tidak ya...sedikit bumbu copas lalu buat backlinknya kemudian ditulis sendiri boleh2 saja.

    15 January, 2010 09:07

  • @ Arkum :
    Setuju Mas. Yang penting ditambahin dengan pendapat kita sendiri. Akan lebih baik lagi jika ditambahkan pula dengan pengalaman kita. Sehingga tidak terlalu terkesan copas mentah. Thx ya udah berkunjung ke sini. Semoga blognya makin berkembang deh Mas.

    15 January, 2010 09:55

  • Boleh nggak blog ini tak link dblogku biar kita bisa saling silaturrahmi?

    15 January, 2010 10:44

  • @ Arkum :
    Boleh banget dong Mas. Nggak izin dulu nggak papa. Nanti saya pasang link blog mas di menu blogroll deh. Makasih ya.

    15 January, 2010 10:58

  • Menurut saya, kembali ke faktor mental (kejujuran) dan ketidaktahuan akan etika yang ada. Ini bisa dimulai dari diri sendiri dan saling mengingatkan.

    Lebih dari itu, memang ada beberapa situs yang mengijinkan karyanya digunakan tanpa syarat tertentu.

    16 January, 2010 13:04

  • @ dani :
    Setuju Pak dengan pendapatnya. Jika memang tidak tahu etika pengutipan, mungkin kewajiban kita untuk mengingatkannya ya.

    16 January, 2010 20:36

  • copas bikin diri kita stuck, mandek, ga berkembang mas...
    daripada copas, mending nulis bergaya retelling story,...menceritakan kembali berdasar sudut pandang sendiri...
    salam mas isk

    21 January, 2010 09:59

  • wah...., kayaknya pengalaman saya dulu...., pernah blog saya di copas semuanya....

    23 January, 2010 15:41

  • Post a Comment

    Silakan tulis komentar sesuai pendapat pribadi kamu

    Back to Top
     

    kafe28 Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template | Top